Kelapangan dada tidaklah terbatas. Ketika penjelasan yang panjang itu dibaca, seseorang akan bisa memahami banyak hal dengan satu petunjuk saja. Sementara para pemula tidak akan bisa memahami satu kata pun kecuali makna dari satu kata itu sendiri. Lalu pengetahuan ruhaniah dan kesenangan apa yang bisa mereka dapatkan ? Perkataan diucapkan sesuai dengan kemampuan pendengarnya. Jika seseorang tidak bisa mengambil intisari dari sbuah perkataan , maka hikmah dari perkataan itu juga tidak akan muncul. Tapi ketika ia mampu dan menyerapnya dengan baik , maka hikmah akan turun. Tetapi dia berkata " Aneh , kenapa tidak ada kata -kata yang terucap? " maka akan datang jawaban " Aneh kenapa kamu tidak menceburkan dirimu dan mencari hikmahnya ?" Seseorang yang tidak memiliki kekuatan mendengarkan yang baik , maka ia tidak akan bisa memberikan orang lain alasan untuk berbicara.
#Fihi Ma Fihi
#Jalaluddin Rumi
_Dialogsunyii
Kamis, 16 April 2020
Senin, 13 April 2020
Dialog Melihat
Pertama-tama seseorang harus memiliki pandangan hati, setelah itu barulah ia dapat melihat. Jika ia tidak memiliki pandangan hati, lantas bagaimana ia bisa melihat sesuatu yang tersembunyi?
Wahai engkau yang bentuknya lebih indah dari seribu makna.
Segala esensimu kutulis dalam kata.
Ini bukan perkara yang mudah.
Selamat membaca.
_Dialogsunyii
Dialog Melepaskan
We
used to think that by controlling everything , think will work out fine. But
no, our lifeswill be full of unexpected things . We have to be familiar with
letting go.
Dari racun siput, yang menjadikannya ada. Dari pedagang kaya yang membawa zat warna
untuk jubah raja. Dari kapal karam yang menjadikannya sengsara. Dari yang
digenggam dan harus dilepaskan.
Perihal melepaskan, jangan kau penjarakan akal mu
hanya dengan kata romansa. Jika kau pandang cakrawala dan duduk diantara
goresannya. Kau akan menemukan dia. Dia
yang menguap, lalu melepaskan demi kelangsungan kehidupan.
Dari busur panah yang melesat kearah tujuan. Dari
tombak yang tertancap kepada buruan. Dari peluru yang menembus jantung lawan. Ia
berjalan kehatimu, namun kau hanya diam dibalik pintu.
Dialog burung dalam sangkar dan merpati. Rangkaian
kata yang bermuara pada kebebasan. Tampak ada yang lupa arti melepaskan.
Pergilah, temukan dirimu dalam kebebasan. Tapi ingat merpati tak lupa kemana ia
pulang.
_DialogSunyii
_DialogSunyii
Senin, 06 April 2020
Sunyi dari Diri
Kadang
kebigungan begitu estetik menari-nari didalam kepala kita. Berjalan mundar-mandir
serupa sebuah drama layar kaca. Selangkah
kaki melayang menginjak tanah, selangkah kaki mengayun kebelakang ragu akan
arah. Apa aku menuju jalan yang benar? Tampaknya akhir cerita itu cuplikan-cuplikan drama yang terikat.
Dikemas oleh Sutradara yang paling handal . Tak ada yang mampu menandingi keindahan alur ceritanya, Yang banyak menyadarkan manusia bahwa alur ceritaNya
lebih indah dari rencana kita.
Barangkali
malam ini memang cocok untuk sedikit bersandar pada kebodohan lalu. Duduk menunggu
datangnya siang, walaupun kau tahu tiap detik pergi tanpa seucap kata dan berlalu sia-sia. Kau begitu mencinta terang dari pada gelap. Matamu terlalu jauh melihat kedepan, sejatinya ragamu masih ada disini dalam selimut kegelapan. Kapan kau sadar
untuk segera melepaskan ?
Tampakku
lihat secangkir kopi yang dingin tanpa disentuh pemiliknya. Angin berhembus
merampas aroma kehangatannya. Kau egois,katanya.
Kali
ini tugasku rumit, hanya dua menit satu detik. Ku buka lembaran kertas kosong dan
ku isi dengan tinta yang tersisa. Semua rumit, Jika Paul Van River ada disini
mungkin ia akan tertawa melihat kekonyolan ini.Ia akan berkata, keputusan itu
harus kenal spontanitas. Jika sistematis tak dapat berkawan baik.
_Dialogsunyii
_Dialogsunyii
Langganan:
Komentar (Atom)


